Bp Mandon, warga yang tinggal bersama istri dan dua anak mereka tinggal di Gunung Brintik Semarang. Dalam kondisi fisik cacat, dikarenakan dua kaki sebatas lutut telah diamputasi, Pak Mandon dan istri tinggal di rumah yang hanya 3×3 dengan dinding yang tampak bata nya saja.Sehari-hari, bapak ini tidak melakukan kegiatan apa-apa karena keterbatasan fisiknya, sehingga sang istri lah yang bekerja sebagai tulang parkir guna menghidupi Rumah Tangga mereka.

Setelah sebelumnya diadakan survei dan berdasarkan pertimbangan diatas, maka hari ini 1 agustus, realisasi Bantuan Helping Hands bisa di distribusikan kepada mereka.

Tampak wajah sumringah dan penuh rasa syukur yang terlihat dari pasangan ini ketika menerima bantuan yang disalurkan kepada mereka.

Yah, itulah salah satu tujuan dari program ini, selain membantu meringankan beban rumah tangga, kehadiran HH ini minimal menimbulkan rasa bahagia kepada penerima manfaat, bahwa ada orang-orang lain yang juga peduli terhadap mereka.

Disini kami sebagai pelaksana program HH juga mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah ikut ambil bagian sehingga bantuan bisa disalurkan bagi mereka yang membutuhkan

Berikan Komentar !
Mari bagikan!