Team Hossana Ministry kali ini yang melakukan kunjungan ke Rumah Singgah Generasi Emas hari minggu tanggal 19 maret, jam 12.00 WIB.

Dalam kunjungan mereka, seperti yang sudah disampaikan beberapa hari sebelumnya oleh Bp Hendy, salah satu personil Hossana Ministry kepada Pembina YEI, bahwa mereka akan melakukan bakti sosial kepada anak binaan dalam bentuk menggunting rambut anak-anak binaan. Maksud baik itu langsung diterima dengan senang hati, mengingat banyak anak binaan khususnya pria, yang rambutnya sudah panjang dan harus dipotong. Prosesi pengguntingan rambut inipun penuh dengan dengan rasa sedih karena kehilangan rambut yang telah sekian lama dipelihara, tapi juga sekaligus seru dan penuh kehebohan. Terdengar tawa disana disana-sini, ketika rambut mereka dipotong. Apalagi ketika ada kakak pembina lain yang ikut-ikutan memangkas rambut adik-adik binaannya. Tentu saja pekerjaan tangan “kelas amatiran” membuat seorang anak terlihat sedikit mewek, dikarenakan guntingannya meleset. Tapi untung dengan sigap, seorang ibu dari team Hossana langsung memberikan petunjuk praktis cara pangkas rambut dengan benar. Jadilah terlihat bagus potongannya. Kegiatan ini secara tidak sengaja menjadi ajang pelatihan juga ternyata.

Semua terlihat bersukacita dengan kegiatan kali ini. Puji Tuhan.

Mr Hendy sementara memangkas rambut Niko

Ayub yang dilatih

Dari sini pula kita bisa mengambil suatu hikmah, bahwa untuk melakukan kebaikan tidak hanya dengan satu cara. Melakukan kebaikan itu bisa dengan berbagai-bagai cara. Terbukti hari ini lewat kunjungan bakti sosial dengan cara pangkas rambut terhadap anak-anak di rumah singgah. Hal ini adalah suatu bentuk kebaikan yang diberikan kepada sesamanya.

Banyak orang berpikir bahwa memberi dalam bentuk uang adalah satu-satunya cara dalam hal berbuat kebaikan. Sehingga bagi sebagian orang, kebaikan hati yang sebenarnya bisa dilakukan dalam bentuk apa saja, tidak bisa menjadi suatu kenyataan, sebab dalam anggapan keliru ini dia harus menunggu untuk punya keuangan yang mapan terlebih dulu baru kemudian bisa untuk berbagi kasih kepada sesama. Hal itu tidaklah demikian.
Berbagi Kasih dan Kebaikan itu sebenarnya sungguh penuh dengan warna-warni kehidupan. Bisa bermacam-macam cara dan bentuk.

Apa yang dilakukan oleh Hossana Ministry merupakan satu dari sekian cara untuk berbuat baik yang ternyata juga bisa membawa manfaat bagi anak-anak rumah singgah dalam hal ini. Bayangkan, sekitar 25-an mereka yang ada dirumah singgah pada saat itu, berapa saja biaya yang akan dihabiskan pergi ke salon atau barbershop terdekat.

Trimakasih kami ucapkan kepada Team Hossana Ministry, kiranya Tuhan selalu memberkati kita semua, amin.

Berikan Komentar !
Mari bagikan!