Bersukur pada Tuhan, setelah team melakukan koordinasi, survei lokasi dll, maka kegiatan HH pada bulan Juli ini bisa direalisasi, pada hari minggu, 9 juli.

Kali ini program HH ditujukan kepada warga gunung brintik, kota Semarang, setelah disurvei oleh ayub, KORLAP HH, juga atas refrensi ibu-ibu tugu muda, binaan Yayasan Emas Indonesia.

Pak Toufik, demikian nama penerima Program, berada dalam kondisi kesehatan cukup memprihatinkan yang mana hal ini membuat dia tidak bisa bekerja dengan maksimal. Walaupun demikian dia tetap melakukan pekerjaannya sebagai tukang sapu.
Waktu dikunjungi di rumah kontrakannya, minggu lalu, tampak pria yang berusia 40 tahun ini ditemani oleh istrinya, Pratiwi yang sehari-hari membantu merawat kesehatan suaminya ini.
Ketika ditanya mengapa tidak dibawa berobat ke rumah sakit dia menjawab bahwa mereka tidak memiliki surat-surat sebagai pelengkap administrasi termasuk surat nikah. Hal ini dikarenakan tidak adanya biaya untuk mengurus hal-hal tersebut.
Di rumah mereka yang alat mermasaknya pun masih menggunakan kayu bakar ini, team menjelaskan bahwa akan coba membantu mengurus surat-surat tersebut, atau bila memungkinkan akan meminta bantuan DINAS SOSIAL dalam hal refrensi ke rumah sakit untuk keperluan administrasi perobatan nantinya.

Semoga bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi keluarga ini, amin

 

Berikan Komentar !
Mari bagikan!