Beberapa waktu lalu anak-anak binaan beserta pendamping dari YEI pusat dan YEI Cabang Manado mengikuti suatu kegiatan pembinaan/pendidikan rohani untuk meningkatkan karakter dan mental sekaligus wisata di Bagor.

200 anak muda yang terdiri dari berbagai kota di Indonesia

Acara yang diikuti oleh 200 anak muda yang berasal dari Manado,Palu, Jakarta, Batam, Kupang, SOE, Jateng, Jabar, dan Jatim ini berlangsung dari tanggal 13-16 July.
Dan dari Yayasan Emas Indonesia yang mengirim kan kontingen untuk mengikuti kegiatan ini berasal dari dua kota, yaitu YEI Semarang dan YEI Manado. Mereka berkumpul bersama para peserta lainnya untuk bersatu padu sebagai anak bangsa yang ingin menjadi berkat buat kota nya masing-masing.

Dan sesudah kegiatan-kegiatan pembinaan Mental, Karakter serta kerohanian selama beberapa hari maka oleh Panitia acara, anak-anak muda ini diajak berwisata ke Istana Negara Bogor.

Dua Tokoh YEI yang didapuk menjadi Korlap dari daerah adalah Bu Endri dan Marsel. Bu endri yang juga merupakan salah satu pendiri dari Yayasan Emas Indonesia menjadi Koordinator daerah Jawa tengah, yang mana dari daerah ini memberangkatkan kurang lebih 50 peserta lewat jalur darat. Sedangkan dari Manado di bawah Koordinator Marsel yang juga pendiri YEI Manado membawahi sekitar 30 anak, yang diberangkatkan melalui jalur udara.

Bu Endri (ditenga) dan saudara Marsel (baju orange)

 

GEMBIRANYA ANAK-ANAK

Sepanjang perjalanan pergi lokasi, anak-anak binaan maupun dampingan YEI begitu bersukacita karena perjalanan ini bagi mereka merupakan suatu sejarah baru. Sebab ada banyak anak-anak yang belum pernah menginjakan kaki nya di di Bogor maupun Jakarta. Yang tak kalah seru, hampir semua anak-anak dari Manado belum pernah terbang menggunakan pesawat. Tak terbayangkan perasaan mereka kali pertama duduk di pesawat dengan ketinggian hampir 30 ribu kaki diatas tanah. Tegang, seru dan segudang perasaan lainnya berkecamuk di hati anak-anak muda kita ini.

Sampai di lokasi kegiatan pun tak kalah meriahnya. Ketika berkenalan dari rekan-rekan yang berasal dari daerah lain, dengan logat bahasa maupun budaya yang beda, tentunya menghasilkan pengalaman tersendiri bagi mereka. Tukar menukar no hp, selfi dan segudang keheboan lainnya menjadi keseruan tersendiri.

Dalam kegiatan-demi kegiatan pembinaan mental dan kerohanian baik dalam ruangan maupun diluar ruangan dikemas dengan baik oleh Panitia. Termasuk Pembicara yang dari Luar Negeri maupun Lokal dengan talenta yang luar biasa menjadikan pegalaman ini akan dikenang seumur hidup mereka nantinya.

Berikan Komentar !
Mari bagikan!